www.AlvinAdam.com


Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

no image

Posted by On Januari 13, 2018

Beginilah Penampakan Kabin CN-235 220 MPA Terbaru Puspenerbal TNI AL

Penyerahan pesawat intai CN-235 220 MPA (Maritime Patrol Aircraft) produksi PT Dirgantara Indonesia kepada Kementerian Pertahanan untuk Puspenerbal TNI AL pada 9 Januari 2018 mengundang perhatian para pemerhati alutsista. Lantaran pesawat yang diberi kode AX-2345 atau setelah diserahkan menjadi P-8304 tampil ‘beda’ dari CN-235 MPA Puspenerbal sebelumnya, diantaranya pada penempatan dan jenis konsol FLIR (Forward […]Sumber: Indomiliter

thumbnail

Posted by On Januari 13, 2018

Tiga Tahun Era Jokowi, Jumlah Petani Miskin Menurun

Tiga Tahun Era Jokowi, Jumlah Petani Miskin Menurun - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian (PSEKP) telah melakukan analisis kebijakan pada tahun 2017 tentang kesejahteraan petani dalam tiga tahun pemerintah Jokowi-JK. Hasil analisis menyebutkan petani secara umum semakin sejahtera.

“Berbeda halnya dengan sinyalemen sebagian pihak, hasil olahan data BPS menunjukkan secara meyakinkan bahwa petani pada umumnya semakin sejahtera dalam tiga tahun pertama pemerintahan Jokowi-JK,” demikian kata Peneliti Senior PSEKP, Prof. Pantjar Simatupang di Jakarta, Jumat (5/1).

Pantjar menjelaskan, indikator kesejahteraan petani yang semakin m eningkat tersebut terlihat dari jumlah Rumah Tangga Petani (RTP) sejahtera (tidak miskin) meningkat dari 85,25 persen pada Maret 2014 menjadi 85,87 persen Maret 2017. Dengan demikian jumlah RTP miskin menurun dari 14,75 persen pada Maret 2014 menjadi 14,13 persen Maret 2017.

“Tidak saja dalam persentase, jumlah absolut pun penduduk sejahtera atau tidak miskin juga meningkat pada periode Maret 2014 hingga Maret 2017, dengan kata lain jumlah absolut penduduk miskin menurun. Artinya ini membuktikan secara umum RTP semakin sejahtera dalam tiga tahun pertama era Jokowi- JK,” jelas dia.

Peningkatan kesejahteraan petani mulai terjadi pada 2016 dan berlanjut 2017. Penurunan relatif RTP miskin terjadi pada Maret 2016 sedangkan penurunan penurunan absolut RTP miskin mulai terjadi pada Maret 2017.

“Ini menunjukkan efektivitas pembangunan pertanian dalam meningkatkan kesejahteraan petani cenderung semakin tinggi,” ujar Pantjar.

Lebih lanjut Pantjar menegaskan peningkatan kesejahteraan petani sejak 2016 itu merupakan buah dari keberhasilan dalam meningkatkan produksi pangan secara luar biasa, khususnya padi dan jagung. Peningkatan produksi padi tidak saja meningkatkan pendapatan rumah tangga tani, akan tetapi juga meredam lonjakan harga yang terjadi pada 2015.

“Stabilisasi harga beras juga bermanfaat dalam menjaga peningkatan garis kemiskinan yang berarti juga mencegah peningkatan jumlah penduduk miskin khususnya petani yang defisit beras,” tegasnya.

  • 1
  • 2
  • Next
Berita Terkait
  • Aneh Banget, Kemendag Mengimpor Beras saat Kondisi Surplus
  • Tiada Hari Tanpa Panen di Yogyakarta
  • Grobogan Pertama Kali Panen Padi Bulan Ini
  • Kementan Beli Bawang Merah Petani Brebes 40 Ton
  • Yogyakarta Dipastikan Akan Panen Padi Setiap Hari
  • Hamdalah, Cianjur Surplus Beras dan Masih Bisa Panen Raya
Sumber: JPNN

thumbnail

Posted by On Januari 13, 2018

Zulkifli Hasan: Kader PAN Jadi Rebutan di Pilkada

Zulkifli Hasan: Kader PAN Jadi Rebutan di Pilkada - JPNN.COM

jpnn.com, MAGELANG - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan, kader-kader partainya menjadi rebutan para calon gubernur untuk dijadikan wakil dalam pilkada di Jawa.

"Namun, kader kami menolak," kata pria yang karib disapa Zulhasan itu di depan ribuan kader PAN di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (14/1).

Kedatangan Zulhasan di Magelang merupakan bagian dari roadshow di Jawa Tengah.

Ketum PAN Zulkifli Hasan (kacamata) di tengah-tengah kader di Magelang.

Zulhasan memulai roadshow di Semarang, Jumat (12/1).

Roadshow dilanjutkan ke Pemalang, Purwokerto, dan Magelang, Sabtu (13/1).

Setelah itu, roadshow akan diselenggarakan di Solo, Minggu (14/1).

  • 1
  • 2
  • Next
Berita Terkait
  • Teriakan Hidup Gubernur Bikin Kongres PSSI Mendadak Gaduh
  • Inikah Penyebab Parpol Cabut Dukungan di Detik-Detik Akhir?
  • Daftar ke KPU Diantar Istri Kedua, Hasilnya Mengecewakan
  • OSO: Kalau Enggak Sepaham Ya Pindah
  • Tanggapi Nyalla, Waketum Gerindra: Mana Cukup Rp 40 Miliar
  • Polisi Tak Akan Sentuh Viktor Laiskodat Selama Pilkada
Sumber: JPNN

thumbnail

Posted by On Januari 13, 2018

Nilai Ekspor Perikanan Indonesia Naik 8,12 Persen

Nilai Ekspor Perikanan Indonesia Naik 8,12 Persen - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Pertumbuhan nilai ekspor produk kelautan dan perikanan menjadi salah satu perhatian utama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Berdasarkan data BPS yang diolah Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSPKP), pada periode Januari â€" November 2016-2017, nilai ekspor produk perikanan naik 8,12 persen dari USD3,78 miliar pada 2016 menjadi USD4,09 miliar pada 2017.

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Nilanto Perbowo juga memaparkan kenaikan neraca perdagangan yang mengalami pertumbuhan sebesar 7,42 persen dari USD3,403 miliar pada 2016 menjadi USD3,655 miliar pada 2017.

Sementara itu, untuk nilai neraca perdagangan perikanan Indonesia dalam kurun waktu lima tahun dari 2012-2016 naik sebesar 2.31 persen per tahun. Angka ini lebih tinggi bila dibandingkan dengan negara-negara pesaing seperti Tiongkok (+0.60%), Vietnam (-21.39%), Filipina (-6.75%), dan Thailand (-15.14%) dalam periode yang sama.

"Pada periode Januari - November 2016-2017 berbagai komoditas kelautan dan perikanan mengalami peningkatan nilai ekspor," jelas Nilanto.

Di antaranya udang mengalami kenaikan 0,53 persen, tuna tongkol cakalang (TTC) naik 18,57 persen, rajungan & kepiting (RK) naik 29,46 persen, cumi sotong gurita (CSG) naik16,54 persen, dan rumput laut (RL) naik 23,35 persen, sedangkan komoditas lainnya naik 3,61 persen.

Pada periode yang sama, nilai ekspor produk kelautan dan perikanan ke negara tujuan utama juga menunjukkan peningkatan. Nilai ekspor ke Amerika Serikat naik 12,82 persen, Jepang naik 8,31 persen, ASEAN naik 3,42 persen, Tiongkok naik 11,28 persen, Uni Eropa naik 9,38 persen, dan lainnya turun 1,76 persen.

Peningkatan nilai produksi ini diakui Sekretaris Jenderal KKP Rifky Effendi Hardijanto ikut berpengaruh pada peningkatan pendapatan pajak dari sektor perikanan.

  • 1
  • 2
  • Next
Berita Terkait
  • Menteri Jangan Berdebat Gara-Gara Kapal
  • Freeport Ajukan Perpanjangan Izin Ekspor
  • Australia Pengin Jadi Pengekspor Ganja Nomor 1 Dunia
  • Ikan Cakalang, Sorihi, Komo, Kakap, Semua Naik
  • Realisasi Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp 189 Triliun
  • Budidaya Ikan Koi, Omzet Puluhan Juta Rupiah per Bulan
Sumber: JPNN

thumbnail

Posted by On Januari 13, 2018

Manfaat Tidur dengan Jendela dan Pintu Terbuka

Manfaat Tidur dengan Jendela dan Pintu Terbuka - JPNN.COM

Tidur. Foto: Meetdoctor

jpnn.com - Membiarkan pintu kamar atau jendela terbuka bisa membantu Anda tidur lebih nyenyak.

Jendela dan pintu terbuka membantu mengurangi tingkat karbon dioksida dan memperbaiki aliran ventilasi dan udara.

"Anda menghabiskan hampir sepertiga dari kehidupan di lingkungan kamar tidur, tapi kualitas udara di lingkungan tidur Anda sering diabaikan," kata penulis studi, Dr. Asit Mishra dari Eindhoven University of Technology, seperti dilansir laman India Times, Kamis (11/1).

"Bayangkan ini, Anda berada dalam ruang tertutup dan memiliki kemampuan terbatas untuk menyesuaikan situasi (karena Anda tertidur) saat Anda mungkin di kelilingi oleh polutan," jelas Mishra.

Untuk mengukur kualitas tidur, peserta penelitian diminta memakai ban lengan yang mengukur suhu kulit, fluks panas, suhu tempat tidur dan tingkat kelembaban kulit.

Mereka juga memakai sensor yang melacak gerakan mereka di malam hari, termasuk indikasi kegelisahan.

Studi yang dipublikasikan di jurnal Indoor Air menemukan bahwa lingkungan tertutup cenderung kurang memiliki kebisingan latar belakang, namun juga memiliki tingkat karbon dioksida yang jauh lebih tinggi, yang mengindikasikan tingkat ventilasi yang lebih rendah.

Tingkat karbon dioksida lebih rendah saat jendela atau pintu terbuka.

  • 1
  • 2
  • Next
Berita Terkait
  • Tidur Cukup Bisa Kurangi Konsumsi Gula dan Karbohidrat?
  • Bakal Ada Larangan Bikin Polisi Tidur dan Portal
  • Efektifkah Minum Teh Hijau untuk Turunkan Berat Badan?
  • Kenalilah, Ini Gejala jika Anda Kekurangan Vitamin B12
  • Kepuasan dalam Bercinta, Membantu Anda Tidur dengan Nyenyak
  • Heboh Kisah Asmara Manusia dan Babi di Akun Mamah Dedeh
Sumber: JPNN

no image

Posted by On Januari 02, 2018

Zeni Tempur TNI AD Akan Terima (Lagi) Medium Girder Bridge

Bila Anda masih ingat, pada Pameran Alutsista TNI AD tahun 2013 silam, Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) 9 Linud Kostrad sempat memperlihatkan arsenal ‘alutsista’ terbarunya berupa Medium Girder Bridge (MGB). Persisnya MGB adalah jembatan taktis militer yang berfungsi untuk menyeberangkan material maupun dukungan logistik yang pemasangannya sangat praktis dan mempunyai daya dukung yang besar dan […]Sumber: Indomiliter

thumbnail

Posted by On Januari 02, 2018

Terjadi Gelombang PHK tapi TKA seperti Diberi Karpet Merah

Terjadi Gelombang PHK tapi TKA seperti Diberi Karpet Merah - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai, tahun 2017 pemerintah masih gagal mewujudkan janji untuk menyejahterakan kaum buruh.

Said Iqbal menyebut bahwa Indikator utama kegagalan ini adalah turunnya daya beli akibat kebijakan upah murah melalui PP 78 tahun 2015.

Iqbal menuturkan, PP 78 tahun 2015 merupakan bagian dari paket ekonomi Jokowi - JK yang memanjakan para investor.

”Kenyataannya, sepanjang 2015 Pemerintah lebih memilih menggenjot pembangunan infrastruktur ketimbang mensejahterakan kaum buruh,” kata Iqbal pada Jawa Pos.

Selain itu, sepanjang tahun 2017 t elah terjadi PHK dimana-mana. Data KSPI menyebutkan, hingga pertengahan tahun 2017 sudah lebih dari 50 ribu orang pekerja di PHK.

PHK terjadi utamanya di industri ritel. Seperti yang terjadi pada pekerja di 7-Eleven.

KSPI juga memprediksi PHK akan terjadi Hypermart, Ramayana, Hero, Giant, Tiptop, dan beberapa industri yang lainnya dengan cara menutup beberapa gerai di satu daerah tapi dipindahkan ke daerah lain hanya dibentuk satu gerai.

Selain itu, industri pertambangan dan perminyakan serta farmasi juga melaporkan adanya PHK besar-besaran. Kasus yang mencuat adalah PHK yang terjadi di PT Freeport Indonesia dan PT Smelting.

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • Next
Berita Terkait
  • Hamdan Zoelva Bela Perusahaan Singapura Lawan Pemerintah
  • Selfie Unyu di Lokasi Liputan, Jurnalis Radio Kena PHK
  • NHM Resmi PHK 21 Karyawannya
  • Kemenaker Tolak PHK Buruh Lokal di Tambang Halmahera Utar a
  • Penjaga Gerbang Tol Bakal Ikut Program Alih Profesi
  • Dewan Khawatir Pemberlakunan E-Toll Berdampak PHK Karyawan
Sumber: JPNN

thumbnail

Posted by On Januari 02, 2018

Kutim Target Kumpulkan Pajak Rp 32,9 Miliar

Kutim Target Kumpulkan Pajak Rp 32,9 Miliar - JPNN.COM

Ilusrasi pajak. Foto: Batam Pos/JPNN

jpnn.com, KUTAI TIMUR - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutai Timur (Kutim) menarget pendapatan pajak daerah pada 2018 sebesar Rp 32,91 miliar.

Ini merupakan target awal. Namun, hingga akhir tahun pendapatan akan melimpah. Semua melampui target seperti 2017 dan tahun-tahun sebelumnya.

Dari rekapan target ini, paling banyak ialah pajak restoran. Yakni sebesar Rp 13, 26 miliar.

Kemudian catering sebesar Rp 11 miliar. Disusul pajak penerang jalan Rp 9,5 miliar serta pajak bumi dan bangunan Rp 3 miliar.

"Untuk target pajak sebesar Rp 32,9 miliar . Sedangkan pendapatan asli daerah (PAD) lebih besar. Yakni Rp 89,14 miliar," ujar Kepala Bapenda Musaffa sebagaimana dilansir Prokal, Selasa (2/1).

Sedangkan hasil restribusi daerah ditarget Rp 5,4 miliar.

Misalnya, restribusi umum sebesar Rp 4,2 miliar, pelayanan persampahan Rp 1,7 miliar, dan pemanfaatan ruang menara sebesar Rp 900 juta.

Selain memanfaatkan hasil pajak, pihaknya lebih concern menggali potensi PAD. Pasalnya, PAD merupakan salah satu solusi untuk membendung derasnya terpaan defisit.

  • 1
  • 2
  • Next
Berita Terkait
  • Bang Sandi Bangga Bisa Penuhi Tantangan Sri Mulyani
  • Penerimaan Pajak Lampaui Target, DKI Santuni 645 Anak Yatim
  • Anies Semringah, Serapan Pajak Naik 103 Persen
  • APBD Belum Luar Biasa, Kalteng Genjot Sektor Pajak
  • Lindsay Lohan Bangkrut, Tunggakan Pajaknya Miliaran
  • PPh Nonmigas Tantangan Terberat Realisasikan Target Pajak
Sumber: JPNN

thumbnail

Posted by On Januari 02, 2018

Jadi Runner Up di Survei SMRC, Golkar Yakin Bakal Rebound

Jadi Runner Up di Survei SMRC, Golkar Yakin Bakal Rebound - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Partai Golkar makin percaya diri dalam menghadapi 2018 yang disebut-sebut sebagai tahun politik jelang Pemilu 2019. Terlebih, survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menempatkan elektabilitas partai berlambang beringin hitam itu berada di posisi runner up setelah PDI Perjuangan.

Direktur Eksekutif SMRC Djayadi Hanan mengatakan, dalam survei itu para responden disodori pertanyaan semi-terbuka tentang partai yang akan mereka pilih jika pemilu digelar saat ini. Dalam pertanyaan itu, responden sudah disodori nama-nama partai politik.

Hasilnya, elektabilitas Go lkar mencapai angka 12,1 persen. Sedangkan posisi teratas ditempati PDIP dengan elektabilitas 27,6 persen.

Di bawah Golkar adalah Gerindra dengan elektabilitas 8,9 persen. Selanjutnya di posisi keempat ada Partai Demokrat dengan elektabilitas 7,7 persen.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi juru kunci bagi lima besar partai dengan elektabilitas tertinggi. Partai pimpinan Muhaimin Iskandar itu memiliki tingkat keterpilihan 6,3 persen.

"Secara geografi, hasil survei ini mewakili semua wilayah atau provinsi di Indonesia," kata Djayadi saat memaparkan hasil survei SMRC di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/1).

Politikus Golkar Happy Bone Zulkarnaen pun merasa bungah melihat hasil survei itu. Sebab, survei sebelumnya justru menempatkan elektabilitas Golkar di bawah 10 persen dan di bawah Gerindra.

Karena itu, Golkar akan terus menggenjot kinerjanya setelah elektabilitasnya merosot akibat Setya Novanto terseret kasus e-KTP dan dijerat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut Happy, Golkar yang saat ini di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto akan bisa melakukan rebound sehingga elektabilitas di atas 16 persen.

  • 1
  • 2
  • Next
Berita Terkait
  • Legislator PAN Sebut Bamsoet Layak Pimpin DPR, Ini Alasannya
  • Airlangga Punya Jurus Khusus untuk Kelola Rangkap Jabatan
  • Mas Bamsoet Figur Baik dan Bisa Diterima
  • Dekat dengan Senior Golkar, Agus Gumiwang Berpeluang Besar
  • Airlangga Tetap Menteri, Apa Kabar Janji Jokowi?
  • PG Beralih ke Letjen Edy Rahmayadi, Erry Terancam Gagal Maju
Sumber: JPNN

thumbnail

Posted by On Januari 02, 2018

Cegah Penyakit Kanker, Begini Caranya

Cegah Penyakit Kanker, Begini Caranya - JPNN.COM

Banyak orang percaya bahwa penyakit kanker murni turun ke gen atau Anda sedang mengalami nasib buruk.

Tapi melalui penelitian ilmiah, Cancer Research UK mengetahui risiko Anda sebenarnya bergantung pada kombinasi gen Anda, lingkungan dan hal-hal yang berhubungan dengan gaya hidup.

Kanker disebabkan oleh kerusakan DNA. Petunjuk kimia yang memberitahu sel apa yang harus dilakukan.

Hal-hal yang Anda hadapi dalam lingkungan seperti sinar UV atau melalui gaya hidup Anda. Seperti bahan kimia penyebab kanker di tembakau bisa merusak DNA.

Inilah bagaimana kanker bisa dicegah, seperti dilansir laman MSN:

1. Makan makanan sehat

Beberapa situs web men gklaim bahwa "makanan super" tertentu bisa membantu menurunkan risiko terkena kanker secara dramatis.

Cancer Research Inggris mengatakan bahwa ini adalah "penyederhanaan kasar" untuk mengatakan bahwa makanan tertentu bisa memengaruhi hal ini.

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • Next
Berita Terkait
  • Sudah 130 Juta Nomor Ponsel Lakukan Registrasi
  • 7 Makanan Ini Bisa Turunkan Kadar Kolesterol Jahat
  • Pigura untuk Kemanusiaan
  • Peringati Hari Ibu, IKD DKI Gelar Bakti Sosial
  • 5 Kiat Agar Berat Badan Tak Naik Turun Setelah Diet
  • GP NasDem Gelar Penyuluhan Kanker Serviks di Kampung Nelayan
Sumber: JPNN