GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Partai Politik Krisis Kader

Partai Politik Krisis Kader

Partai Politik Krisis Kader Ketua KIP Kota Banda Aceh, Indra Milwady, mengungkapkan jumlah bacaleg yang diajukan parpol untuk bakal calonMinggu, 22 Juli 2018 07:48INDRA MILWADY, Ketua KIP Banda Aceh��…

Partai Politik Krisis Kader

Partai Politik Krisis Kader

Ketua KIP Kota Banda Aceh, Indra Milwady, mengungkapkan jumlah bacaleg yang diajukan parpol untuk bakal calon

Partai Politik Krisis KaderINDRA MILWADY, Ketua KIP Banda Aceh

* Dari tak Ajukan Bacaleg hingga tak Penuhi Kuota
* Bacaleg Banda Aceh 459 Orang

BANDA ACEH - Ketua KIP Kota Banda Aceh, Indra Milwady, mengungkapkan jumlah bacaleg yang diajukan parpol untuk bakal calon legislatif (bacaleg) DPRK bervariasi. Kondisi ini terjadi karena parpol tidak mampu memenuhi kuota per dapil, dan bahkan ada yang sama sekali tidak mengajukan bacaleg di beberapa dapil.

“Ada juga parpol yang tidak mampu memenuhi keterwakilan perempuan 30 per sen, sehinga tidak bisa mendaftarkan bacalegnya untuk dapil tertentu,” kata Indra Milwady, kepada Serambi, Minggu (21/7).

Ia lantas merincikan jumlah bacaleg yang diajukan oleh masing-masing parpol. Untuk PKB 7 orang, Gerindra 29 orang, PDIP 16 orang, Golkar 30 orang, NasDem 30 orang, Berkarya 23 orang, PKS 30 orang, dan Perindo 22 orang.

PPP 30 orang, PSI 10 orang, PAN 30 orang, Hanura 30 orang, Demokrat 30 orang, Partai Aceh 34 orang, Partai SIRA 9 orang, PDA 31 orang, PNA 35 orang, PBB 24 orang, dan PKPI 9 orang. Totalnya berjumlah 459 orang. “Dari 20 parpol, hanya Partai Garuda yang tidak mengajukan bacaleg,” sebut Indra.

Ketua KIP Kota Banda Aceh ini menyebutkan, untuk parnas hanya tujuh partai yang mengajukan caleg sesuai kuota 100 persen, yaitu Golkar, NasDem, PKS, PPP, PAN, Hanura, Demokrat. Sedangkan untuk partai lokal, hanya PNA yang mengajukan kuota 120 persen.

Selain itu, ada juga partai yang tidak mengajukan bacaleg di beberapa dapil. D ari lima dapil di Banda Aceh, PKB, Berkarya dan PBB hanya mengajukan bacaleg untuk 4 dapil. Sedangkan, PSI, SIRA hanya untuk 3 dapil, dan PKPI hanya untuk 2 dapil.

“Tidak terpenuhinya semua dapil kemungkinan besar partai tersebut kekurangan kader yang dianggap mampu berkontestasi,” ucapnya. “Tapi kelihatannya partai-partai yang punya tradisi memperoleh kursi dewan, relatif lebih banyak yang mengajukan bacaleg penuh di semua dapil,” tambah Indra.

Kondisi yang dialami Banda Aceh ini juga terjadi merata di hampir semua kabupaten/kota di Aceh. Sebelumnya di Aceh Jaya, ada tujuh parpol yang tidak ikut mendaftarkan bacaleg. Sedangkan di beberapa kabupaten/kota lain, jumlah parpol yang tak mengajukan bacaleg bervariasi, mulai dari satu hingga tiga parpol.

Selain itu banyak juga partai di kabupaten/kota yang tidak bisa memenuhi kuota caleg 100 persen untuk parnas dan 120 persen untuk parlok.

Kondisi serupa juga terjadi di tingkat provinsi, dimana ada bebe rapa parpol yang tidak memuat kuota bacaleg DPRA sebesar 100 dan 120 persen, dan tidak mengajukan bacaleg di beberapa dapil. Keadaan ini dialami oleh PKPI, PDA, dan Partai Berkarya.(mas)

Editor: bakri Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Google News

No comments