www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ini Alasan Fahri Hamzah Tak Ikut PKS "Walk Out" - KOMPAS.com

Posted by On Juli 21, 2017

Ini Alasan Fahri Hamzah Tak Ikut PKS "Walk Out" - KOMPAS.com

Ketua DPR Setya Novanto (kiri) didampingi Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (kanan) mengetuk palu saat rapat sidang Paripurna DPR ke-32 masa persidangan V tahun sidang 2016-2017 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (21/7/2017) dini hari. DPR mengesahkan RUU Pemilu menjadi undang-undang setelah melalui mekanisme dan memilih opsi A, yaitu Presidential Threshold sebesar 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara nasional.ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA Ketua DPR Setya Novanto (kiri) didampingi Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (kanan) mengetuk palu saat rapat sidang Paripurna DPR ke-32 masa persidangan V tahun sidang 2016-2017 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (21/7/2017) dini hari. DPR mengesahkan RUU Pemilu menjadi undang-undang setelah melalui mekani sme dan memilih opsi A, yaitu Presidential Threshold sebesar 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara nasional.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah tetap bertahan di meja Pimpinan DPR dalam sidang paripurna pengesahan Rancangan Undang-undang Pemilu Jumat (21/7/2017) dini hari.

Ia memilih tetap bersama Ketua DPR Setya Novanto dan tak mengikuti langkah fraksi partainya, Partai Keadilan Sejahtera, walk out dari ruang rapat.

Sementara, tiga pimpinan DPR lainnya, Fadli Zon, Taufik Kurniawan, dan Agus Hermanto memilih meninggalkan ruang rapat bersama fraksi-fraksinya.

Keempat fraksi yang melakukan aksi walk out itu adalah Fraksi Gerindra, Fraksi PKS, Fraksi PAN, dan Fraksi Demokrat.

Baca: Diwarnai Aksi "Walk Out& quot;, DPR Sahkan UU Pemilu

Apa alasan Fahri memilih bertahan di ruang rapat?

"Sekarang ini kan saya tidak ada yang mengajak konsultasi. Jadi, saya ini independen. Ya, karena independen, ya sebagai Pimpinan DPR saya temani ketua supaya keputusannya lebih lancar," kata Fahri, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat.

"Biar aja lah (tidak walk out). Biar sidangnya ada dua orang di situ yang mimpin," kata politisi yang tengah berkonflik dengan PKS ini.

Meski tak walk out, Fahri sendiri menolak UU Pemilu yang baru.

Baca: "Itu Fahri Enggak Ikut PKS 'Walk Out'?"

Secara pribadi, dia memilih opsi B.

Opsi paket B terdiri dari presidential threshold 0 persen, parliamentary threshold 4 persen, sistem pemilu terbuka, metode konversi suara kuota hare, dan jumlah kursi per daerah pemilihan 3-10.

Fahri menilai, amb ang batas pencalonan presiden tidak relevan lagi dengan prinsip penyelenggaraan pemilu serentak dan bisa menimbulkan instabilitas politik.

Disindir

Sebelumnya, saat PKS dan tiga fraksi lain melakukan walk out, sejumlah anggota DPR menyindir Fahri.

"Itu Fahri enggak ikut walk out?" teriak sejumlah anggota DPR.

"Fahri stay aja, Fahri. Tetap di sini," timpal anggota DPR lainnya.

"Saya sebenarnya enggak setuju sama presidential threshold 20 atau 25 persen. Tapi saya enggak walk out dan memilih tetap di sini," kata Fahri, yang disambut tepuk tangan oleh anggota DPR yang tersisa di ruang rapat paripurna.

Baca: Ogah Voting "Presidential Threshold", Alasan PKS "Walk Out" Paripurna

Konflik antara Fahri dan PKS telah diselesaikan melalui jalur hukum. Fahri menggugat pemecatannya dari partai ke peng adilan. Putusan pengadilan menyatakan ia menang, dan tetap sebagai kader PKS.

Tak demikian halnya dengan PKS. PKS tetap menganggap Fahri sudah bukan anggota partai lagi.

Kompas TV 4 Fraksi Tak Ikut Voting RUU Pemilu Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
  • Revisi UU Pemilu

Berita Terkait

Berbeda dengan Koalisi Pemerintah, PAN Putuskan "Walk Out"

Diwarnai Aksi "Walk Out", DPR Sahkan UU Pemilu

Fadli Zon Ikut "Walk Out", Setya Novanto Ambil Alih Sahkan RUU Pemilu

Ogah Voting "Presidential Threshold", Alasan PKS "Walk Out" Paripurna

Tjahjo Tak Mau Komentari Fraksi PAN yang Ikut "Walk Out"

Terkini Lainnya

Mantan Budak Seks ISIS Pulang dan Ingin Balas Dendam

Mantan Budak Seks ISIS Pulang dan Ingin Balas Dendam

Internasional 21/07/2017, 14:41 WIB Kejati Jatim Belum Terima Salinan Putusan MA soal Kasus Korupsi La Nyalla

Kejati Jatim Belum Terima Salinan Putusan MA soal Kasus Korupsi La Nyalla

Regional 21/07/2017, 14:40 WIB Pungut Tarif Tinggi, Puluhan Juru Parkir di Grobogan Dirazia Polisi

Pungut Tarif Tinggi, Puluhan Juru Parkir di Grobogan Dirazia Polisi

Regional 21/07/2017, 14:39 WIB Kronologi Ledakan TNT Milik Paskhas TNI AU yang Tewaskan Satu Warga

Kronologi Ledakan TNT Milik Paskhas TNI AU yang Tewaskan Satu Warga

Regional 21/07/2017, 14:30 WIB Kunjungi Yogyakarta, Ridwan Kamil Bakal Adopsi Art Jog di Bandung

Kunjungi Yogyakarta, Ridwan Kamil Bakal Adopsi Art Jog di Bandung

Regional 21/07/2017, 14:19 WIB Golkar: PAN Tak Konsisten Berjuang Bersama Koalisi Pemerintah

Golkar: PAN Tak Konsisten Berjuang Bersama Koalisi Pemerintah

Nasional 21/07/2017, 14:18 WIB Fahri Hamzah Nilai UU Pemilu Dapat Ciptakan Ketidakstabilan Politik

Fahri Hamzah Nilai UU Pemilu Dapat Ciptakan Ketidakstabilan Politik

Nasional 21/07/2017, 14:18 WIB Ini Alasan Fahri Hamzah Tak Ikut PKS 'Walk Out'

Ini Alasan Fahri Hamzah Tak Ikut PKS "Walk Out"

Nasional 21/07/2017, 14:16 WIB Djarot Pastikan Panti Jompo dan Lapas Terbuka Akan Dibangun di Ciangir

Djarot Pastikan Panti Jompo dan Lapas Terbuka Akan Dibangun di Ciangir

Megapolitan 21/07/2017, 14:10 WIB Djarot Ucapkan Selamat Datang kepada Kapolda Metro yang Baru

Djarot Ucapkan Selamat Datang kepada Kapolda Metro yang Baru

Megapolitan 21/07/2017, 14:02 WIB Kuasa Hukum Minta Blokir Rekening La Nyalla Dibuka

Kuasa Hukum Minta Blokir Rekening La Nyalla Dibuka

Regional 21/07/2017, 13:59 WIB Fahri Hamzah: Saya Rasa yang Gugat UU Pemilu Bisa Menang

Fahri Hamzah: Saya Rasa yang Gugat UU Pemilu Bisa Menang

Nasional 21/07/2017, 13:57 WIB BNN: Narkoba Flakka Sudah Masuk Indonesia

BNN: Narkoba Flakka Sudah Masuk Indonesia

Megapolitan 21/07/2017, 13:53 WIB Kios Belum Tersedia, Warga Rusun Pesakih Berjualan di Dalam Hunian

Kios Belum Tersedia, Warga Rusun Pesakih Berjualan di Dalam Hunian

Megapolitan 21/07/2017, 13:52 WIB

Krishna Murti Dimutasi Jadi Kepala Biro Misi Internasional Polri

Nasional 21/07/2017, 13:51 WIB Load MoreSumber: Google News DPR

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »