www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Golkar: Pilpres 2019 Belum Tentu Jokowi vs Prabowo - Detikcom (Siaran Pers) (Pendaftaran)

Posted by On Juli 21, 2017

Golkar: Pilpres 2019 Belum Tentu Jokowi vs Prabowo - Detikcom (Siaran Pers) (Pendaftaran)

Jumat 21 Juli 2017, 18:58 WIB Golkar: Pilpres 2019 Belum Tentu Jokowi vs Prabowo Dewi Irmasari - detikNews Golkar: Pilpres 2019 Belum Tentu Jokowi vs PrabowoKetua Harian DPP Golkar Nurdin Halid (Foto: Agung Pambudhy/detikcom) Jakarta - DPR mengetok palu ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold di UU Penyelenggaraan Pemilu sebesar 20-25 persen. Ketua Harian DPP Golkar Nurdin Halid mengatakan dalam Pilpres 2019 belum tentu Joko Widodo (Jokowi) akan kembali bertarung dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.
"Wah itu belum tentu. Kan dengan ambang batas 25 persen itu kan bisa 3-4 calon, tidak bisa dikatakan itu (seperti) pertarungan Pak Jokowi dan Pak Prabowo," ujar Nurdin di kantor DPP Golkar, Jalan Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (21/7/2017).
Nurdin menyebut kemungkinan Jokowi vs Prabowo itu sangat dipengaruhi dinamika partai politik. "Itu tergantung nanti dinamika di partai politik," kata Nurdin.
Seperti diketahui, paripurna DPR telah mengesahkan UU Pemilu dengan opsi paket A, yakni presidential threshold 20-25 persen,parliamentary threshold 4 persen, sistem pemilu terbuka, dapil magnitude DPR 3-10, dan metode konversi suara sainte lague murni.
Keputusan itu diambil secara bulat oleh 6 fraksi di DPR yakni, PDIP, Golkar, Nasdem, PKB, Hanura, PPP. Sementara sebanyak 4 fraksi yakni Gerindra, PKS, PAN dan Demokrat memilih walk out dalam paripurna.
Dengan ketentuan presidential threshold sebesar 20 persen itu, tak ada partai politik yang mengusung capres sendiri. Hingga saat ini, sudah ada tiga parpol seperti Golkar, Nasdem dan PPP, yang menyatakan dukungannya untuk Jokowi. Dukungan tiga parpol ini saja sudah cukup memberi tiket Jokowi sebagai capres 2019. Sementara itu, PKS sudah mensinyalir untuk mengusung Prabowo pada Pilpres 2019 mendatang.
(irm/ams)Sumber: Google News

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »