www.AlvinAdam.com


Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pemda Harus Aktif dalam Peningkatan Fiskal BPJS Kesehatan

Posted by On November 05, 2017

Pemda Harus Aktif dalam Peningkatan Fiskal BPJS Kesehatan

Pemda Harus Aktif dalam Peningkatan Fiskal BPJS Kesehatan - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani memimpin rapat tingkat menteri terkait pengendalian defisit keuangan BPJS Kesehatan.

Menko PMK memaparkan rakor difokuskan pada upaya untuk meningkatkan kapasitas fiskal BPJS Kesehatan, yaitu: efisiensi operasional BPJS Kesehatan, penyempurnaan sistem rujukan, optimalisasi sharing pemda, melalui Pojok Rokok untuk pelayanan kesehatan, optimalisasi sharing BPJS Ketenagakerjaan untuk penyakit akibat kerja.

Berbagai upaya tersebut akan segera dilaporkan oleh Menko PMK kepada presiden. รข€œPeran pemda ke depannya harus ikut aktif, bukan hanya melakukan preventif dan promotif saja, tetapi juga uang yang ada di pemda itu bisa digunakan untuk melakukan pelayanan kesehatan katastropik," ujar Menko PMK usai rapat di Kantor Kemenko PMK, Senin (6/11).

Hadir dalam rapat ini antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro, Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris, perwakilan Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Kesehatan.

Puan menjelaskan program Jaminan Kesehatann Nasional (JKN) merupakan salah satu agenda prioritas pemerintah dalam Program Indonesia Sehat.

Pemerintah membayar iuran 92.4 juta penduduk agar memperoleh Jaminan Kesehatan melalui BPJS Kesehatan. Peserta JKN saat ini mencapai angka 172 juta penduduk (66 persen). Iuran BPJS saat ini dipandang masih di bawah nilai aktuaria. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk menjaga kapasitas fiskal BPJS Kesehatan berkesinambungan.

< p>Pada Rapat Tingkat Menteri 25 Juli 2017 lalu, telah diidentifikasi kebijakan yang perlu dilakukan dalam meningkatkan kapasitas fiskal BPJS Kesehatan yang meliputi: target cakupan Kesehatan Semesta Tahun 2019, Iuran PBI tetap, Iuran Non PBI Tetap, kendali mutu dan kendali biaya, strategic purchaser, cost sharing, masa tunggu peserta, dan sharing pemda dalam penyelenggaraan JKN. (adk/jpnn)

  • 1
  • 2
  • Next
Berita Terkait
  • BPJS Kesehatan Berutang Rp 87 Miliar
  • 5 Buah Terbaik untuk Pertumbuhan si Kecil
  • Ingin Mata Anda Sehat? Intip 5 Tips Penting Ini
  • BPJS Kesehatan Defisit Rp 9 Triliun, Inikah Penyebabnya?
  • BPJS Kesehatan Tak Boleh Mencari Untung
  • Politikus PAN: BPJS Kesehatan Membebani APBN
Sumber: JPNN

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »