Informasi: Novanto Menang Praperadilan, Wasekjen Golkar Sebut Gejolak Internal Mereda

Novanto Menang Praperadilan, Wasekjen Golkar Sebut Gejolak Internal Mereda JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, ...

Novanto Menang Praperadilan, Wasekjen Golkar Sebut Gejolak Internal Mereda

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji mengklaim gejolak internal partai mereda pasca-putusan praperadilan yang dimenangkan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.

Dengan begitu, hakim membatalkan status tersangka yang disematkan Komisi Pemberantasan Korupsi kepada Ketua DPR itu.

Adapun setelah Novanto menang praperadilan, rapat pleno yang sedianya membahas soal penonaktifan Novanto juga batal dilaksanakan.

"Pasca-praperadilan tentu sedikit mereda, tapi nanti tergantung peserta rapat pleno bagaimana menilai keadaan," ujar Sarmuji di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/10/2017).

Ia mengakui, ada konsekuensi terhadap elektabilitas Partai Golkar akibat dari status hukum Novanto. Sekalipun status tersangka Novanto telah dibatalkan, namun nama Novanto masih disebut dalam persidan gan kasus korupsi e-KTP hingga kemarin, Senin (2/10/2017).

(Baca: Fakta Sidang E-KTP Kembali Mengarah pada Keterlibatan Novanto)

Dengan kondisi saat ini, kata dia, partai harus bekerja keras meningkatkan elektabilitas partai.

"Kalau Pak Novanto tidak punya kasus sama sekali rebound-nya mungkin lebih mudah. Pertama dari sisi citra, kedua dari sisi gerak organisasi pasti lebih cepat," Sarmuji.

"Misalkan Pak Novanto dengan segala masalahnya tetap memimpin partai tentu kerja keras kami harus ditingkatkan dengan cara-cara yang lebih cerdas," ujar dia.

Berbagai fakta persidangan, Senin kemarin, kembali mengarah pada keterlibatan Setya Novanto.

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan enam saksi dalam persidangan untuk terdakwa pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong. Dua di antaranya adalah anggota DPR Khatibul Umam Wiranu dan Agun Gunandjar.

Dalam persidangan, jaksa KPK mengonfir masi berita acara pemeriksaan (BAP) Khatibul. Salah satunya mengenai kaitan antara Andi Narogong dan Setya Novanto, yang saat itu menjabat Ketua Fraksi Golkar.

"Saya tidak pernah melihat Andi. Tapi saya pernah dengar namanya, saya dengar rumor saja," kata Khatibul.

Kemudian, jaksa KPK membacakan salah satu isi BAP.

"Dalam BAP Anda katakan, 'Saya tidak kenal Andi, tapi tahun 2012, saya dengar rumor bahwa Andi orang yang dekat dengan Setya Novanto, yang mengawal atau mengatur proyek e-KTP. Apa ini benar?" kata jaksa KPK Abdul Basir.

Khatibul membenarkan keterangannya. Meski demikian, Khatibul mengatakan bahwa ia tidak dapat memastikan kebenaran hal itu. Sebab, pengetahuan yang ia dapatkan terkait hubungan Andi dan Novanto hanya sebatas rumor.

(Baca juga: Tanggapan Politisi Golkar soal Netizen yang Nyinyir terhadap Setya Novanto)

Sementara itu, Agun Gunandjar yang saat itu menjabat Ketua Komisi II DPR mengaku pernah mel ihat Andi Narogong di ruang Fraksi Partai Golkar di Gedung Nusantara I DPR RI.

"Hari Jumat sampai sekarang adalah hari fraksi. Kami kumpul makan siang setalah shalat Jumat. Awalnya saya tidak tahu. Saya cuma tanya teman saya itu siapa, terus dijawab, 'itu Andi'," kata Agun.

Meski demikian, Agun tidak mengetahui siapa yang membawa Andi dan apa kepentingan Andi berada di ruang Fraksi Partai Golkar.

Kompas TV Langkah apa yang masih bisa diambil KPK? Bagaimana kondisi di internal Golkar saat ini? Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
  • Dinamika Partai Golkar

Berita Terkait

Politisi Golkar: Kelihatannya Setya Novanto Sudah Tidak Betah di RS

Golkar Tak Khawatir Ledekan Netizen soal Setya Novanto

Idrus Marham Temui Luhut Pandjaitan, Bahas Konsolidasi Golkar

Politisi Golkar Ini Anggap Meme Setya Novanto Hanya Hiburan

Syarat Golkar untuk Khofifah pada Pilkada Jawa Timur

Terkini Lainnya

Jajak Pendapat soal Pernikahan Sejenis di Australia, Apa Hasilnya?

Jajak Pendapat soal Pernikah an Sejenis di Australia, Apa Hasilnya?

Internasional 03/10/2017, 14:06 WIB Jelang Musim Hujan, Air Kiriman dari Bogor ke Tangerang Meningkat

Jelang Musim Hujan, Air Kiriman dari Bogor ke Tangerang Meningkat

Megapolitan 03/10/2017, 13:55 WIB Jokowi Instruksikan Tembak di Tempat jika Bandar Narkoba Melawan

Jokowi Instruksikan Tembak di Tempat jika Bandar Narkoba Melawan

Nasional 03/10/2017, 13:55 WIB Ada Posko Pengaduan Kekerasan di RPTRA, Djarot Berharap Sepi Aduan

Ada Posko Pengaduan Kekerasan di RPTRA, Djarot Ber harap Sepi Aduan

Megapolitan 03/10/2017, 13:37 WIB Dedi Mulyadi: Nama Pasangan Akan Muncul Sesuai Kesepakatan Koalisi

Dedi Mulyadi: Nama Pasangan Akan Muncul Sesuai Kesepakatan Koalisi

Regional 03/10/2017, 13:33 WIB Pansus Angket KPK: Mahasiswa Kerahkan 1.000 Massa, Kami Dorong untuk 5.000

Pansus Angket KPK: Mahasiswa Kerahkan 1.000 Massa, Kami Dorong untuk 5.000

Nasional 03/10/2017, 13:32 WIB Bau Ayam Tercium dari RPTRA di Jatinegara Kaum yang Diresmikan Djarot

Bau Ayam Tercium dari RPTRA di Jatinegara Kaum yang Dires mikan Djarot

Megapolitan 03/10/2017, 13:26 WIB Denda Buang Sampah Sembarangan Dinilai Tak Perlu Lewat Sidang Tipiring

Denda Buang Sampah Sembarangan Dinilai Tak Perlu Lewat Sidang Tipiring

Megapolitan 03/10/2017, 13:23 WIB KPK Berharap Novanto Bisa Segera Diperiksa setelah Keluar dari RS

KPK Berharap Novanto Bisa Segera Diperiksa setelah Keluar dari RS

Nasional 03/10/2017, 13:23 WIB Djarot: RPTRA Visi Jokowi-Ahok, Saya Akan Selesaikan di Sisa Waktu Ini

Djarot: RPTRA Visi Jokowi-Ahok, Saya Akan Selesaikan di Sisa Wak tu Ini

Megapolitan 03/10/2017, 13:19 WIB Setya Novanto Pulang, Pimpinan DPR Berharap Segera Kembali Bekerja

Setya Novanto Pulang, Pimpinan DPR Berharap Segera Kembali Bekerja

Nasional 03/10/2017, 13:17 WIB Wiranto Janji Selesaikan Masalah Impor Senjata Brimob yang Tertahan

Wiranto Janji Selesaikan Masalah Impor Senjata Brimob yang Tertahan

Nasional 03/10/2017, 13:12 WIB KRL yang Anjlok Telah Dipindahkan, Perjalanan KRL Normal Lagi

KRL yang Anjlok Telah Dipindahkan, Perjalanan KRL Normal Lagi

Megapolitan 03/10/2017, 13:12 WIB Ketika Bimbim 'Slank' Dicecar Jokowi soal Narkoba...

Ketika Bimbim "Slank" Dicecar Jokowi soal Narkoba...

Nasional 03/10/2017, 13:06 WIB Pemindahan Truk Selesai, Jalur Tol Tangerang-Jakarta Dapat Dilalui

Pemindahan Truk Selesai, Jalur Tol Tangerang-Jakarta Dapat Dilalui

Megapolitan 03/10/2017, 12:57 WIB Load MoreSumber: Google News

COMMENTS

Nama

Berita,163,Budaya,10,Ekonomi,19,Hankam,5,Informasi,9,Kesehatan,3,Olahraga,159,Opini,61,Pendidikan,23,Politik,1943,Sosial,3,Teknologi,160,Tokoh,5,
ltr
item
Obor Rakyat: Informasi: Novanto Menang Praperadilan, Wasekjen Golkar Sebut Gejolak Internal Mereda
Informasi: Novanto Menang Praperadilan, Wasekjen Golkar Sebut Gejolak Internal Mereda
http://ads3.kompasads.com/new/www/delivery/avw.php?zoneid=2117&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&n=ac545a06
Obor Rakyat
http://www.oborrakyat.com/2017/10/informasi-novanto-menang-praperadilan.html
http://www.oborrakyat.com/
http://www.oborrakyat.com/
http://www.oborrakyat.com/2017/10/informasi-novanto-menang-praperadilan.html
true
8492057078391058769
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy