Informasi: Kronologi Novanto Tersangka hingga Status Tersangkanya Dibatalkan

Kronologi Novanto Tersangka hingga Status Tersangkanya Dibatalkan Twitter/@imanlagi via Tribunnews.com Foto Setya Novanto ini diunggah oleh ...

Kronologi Novanto Tersangka hingga Status Tersangkanya Dibatalkan

Foto Setya Novanto ini diunggah oleh akun bernama @imanlagi di media sosial Twitter.Twitter/@imanlagi via Tribunnews.com Foto Setya Novanto ini diunggah oleh akun bernama @imanlagi di media sosial Twitter.

JAKARTA, KOMPAS.com - Status tersangka Setya Novanto hanya berlangsung seumur jagung. Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka pada kasus dugaan korupsi kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 17 Juli 2017.

Pada Jumat (29/9/2017) kemarin, status tersangka itu dibatalkan hakim praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Cepi Iskandar. Banyak kejadian dan pe ristwa yang terjadi dalam kurun waktu dua bulan tersebut. Berikut rangkumannya:

17 Juli

KPK umumkan penetapan Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan E-KTP. Pengadaan proyek itu terjadi pada kurun waktu 2011-2012, saat Setya Novanto menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR. Ia diduga ikut mengatur agar anggaran proyek E-KTP senilai Rp 5,9 triliun disetujui anggota DPR. Selain itu, Novanto diduga telah mengondisikan pemenang lelang dalam proyek E-KTP. Bersama pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong, Novanto diduga ikut menyebabkan kerugian negara Rp 2,3 triliun.

18 Juli

Setya Novanto menggelar jumpa pers menanggapi penetapannya sebagai tersangka. Novanto mengaku akan mengikuti proses hukum yang berjalan. Namun ia menolak mundur dari Ketua DPR atau pun Ketua Umum Partai Golkar.

Baca juga: Setya Novanto, Tersangka Keempat yang Kalahkan KPK Lewat Praperadilan

22 J uli

Setya Novanto hadir dalam satu acara dengan Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali di Surabaya. Keduanya sama-sama hadir dalam sidang terbuka disertasi politisi Partai Golkar Adies Kadir di Universitas 17 Agustus 1945. Ketua Generasi Muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia meyakini kesempatan ini digunakan Setya Novanto untuk melobi Hatta Ali untuk menenangkannya di praperadilan. Namun, Hatta menegaskan kehadirannya murni sebagai penguji. Golkar memecat Doli Kurnia atas tudingannya ini.

4 September

Setelah sebulan lebih berstatus tersangka, Novanto resmi mendaftarkan gugatan praperadilan terhadap KPK ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Gugatan terdaftar dalam nomor 97/Pid.Prap/2017/PN Jak.Sel. Novanto meminta penetapan statusnya sebagai tersangka dibatalkan KPK.

11 September

KPK memanggil Novanto untuk diperiksa sebagai tersangka. Namun, Novanto tak hadir dengan alasan sakit. Sekjen Golkar Idrus Marham bersama tim kuasa hukum Novanto mengantarkan surat dari dokter ke KPK. Menurut Idrus, Novanto saat itu masih menjalani perawatan di RS Siloam, Semanggi, Jakarta. Hasil pemeriksaan medis, gula darah Novanto naik setelah melakukan olah raga pada Minggu (10/9/2017).

12 September

Setya Novanto mengirimkan surat ke KPK melalui Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Novanto meminta KPK menunda proses penyidikan terhadap dirinya sampai putusan praperadilan keluar. Surat itu sempat menuai protes karena dikirim menggunakan kop DPR. Namun, KPK menilai proses praperadilan adalah hal yang terpisah dari proses penyidikan. Oleh karena itu, KPK tetap akan menjadwalkan pemeriksaan Setya Novanto sebagai tersangka.

Baca juga: KPK Masih Pertimbangkan Terbitkan Sprindik Baru untuk Setya Novanto

18 September

KPK kembali memanggil Setya Novanto untuk diperiksa sebagai tersangka. Namun lagi-lagi Novanto tidak hadir karena sakit. Bahkan kali ini kondisi kes ehatannya memburuk. Novanto harus menjalani kateterisasi jantung di Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur.

22 September

Hakim Cepi menolak eksepsi yang diajukan KPK dalam praperadilan Setya Novanto. KPK menganggap keberatan Novanto soal status penyelidik dan penyidik KPK adalah keliru. Kepala Biro Hukum KPK Setiadi menilai, pengacara Novanto sebaiknya mempermasalahkan status penyelidik dan penyidik melalui Pengadilan Tata Usaha Negara, bukan praperadilan.

Namun, Hakim Cepi tak sependapat dengan Setiadi. Menurut dia, status penyidik dan penyelidik KPK yang dipersoalkan pihak Novanto bukan merupakan sengketa kepegawaian tata usaha negara.

25 September

Partai Golkar menggelar rapat pleno yang menghasilkan keputusan agar Setya Novanto non-aktif dari posisi Ketum. Internal Partai Golkar mulai bergejolak dengan kondisi Novanto yang berstatus tersangka KPK dan tengah sakit. Hasil kajian tim internal , elektabilitas Golkar terus merosot tajam. Golkar ingin segera ada pelaksana tugas ketua umum untuk menggantikan peran Novanto memimpin partai.

Rapat pleno lanjutan terkait penonaktifan Setya Novanto rencananya digelar pada 27 September. Namun, atas permintaan Novanto, rapat pleno itu ditunda. Sampai putusan praperadilan Novanto diketok, rapat pleno belum juga terlaksana.

26 September

DPR memperpanjang masa kerja panitia khusus hak angket terhadap KPK. Berdasarkan Undang-undang, Pansus melaporkan masa kerjanya ke rapat paripurna 60 hari setelah terbentuk. Namun dalam rapat paripurna, pansus justru meminta persetujuan agar masa kerjanya diperpanjang.

Pengesahan perpanjangan masa kerja pansus ini diwarnai aksi walkout dari Fraksi Gerindra, PKS dan PAN karena interupsi mereka tak digubris.

Di hari yang sama, sidang praperadilan Novanto kembali berjalan. Pihak Novanto mengajukan bukti tambahan berupa laporan hasil pemeriksaa n (LHP) dari BPK terhadap KPK pada tahun 2016. LHP itu terkait pengangkatan penyidik di KPK. Namun KPK keberatan dengan bukti itu karena didapatkan dari Pansus Angket terhadap KPK di DPR.

27 September

Hakim Cepi menolak permintaan KPK untuk memutar rekaman di persidangan. Padahal, KPK yakin rekaman tersebut bisa menunjukkan bukti kuat mengenai keterlibatan Novanto dalam proyek E-KTP.

Di hari yang sama, Foto Setya Novanto tengah terbaring di rumah sakit viral di jagad maya. Dalam foto tersebut, Setya Novanto tengah tertidur dengan bantuan alat pernapasan serta infus. Ia tengah dijenguk oleh Endang Srikarti Handayani, anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar. Kemunculan foto Novanto tersebut tak membuat kebanyakan netizen memperlihatkan empati. Para netizen justru menjadikan foto itu sebagai guyonan

29 September.

Setelah menjalani serangkaian sidang, Hakim tunggal Cepi Iskandar mengabulkan sebagian permohonan Novanto. P enetapan Novanto sebagai tersangka oleh KPK dianggap tidak sah alias batal. Hakim juga meminta KPK untuk menghentikan penyidikan terhadap Novanto.

Hakim Cepi beralasan, penetapan tersangka Setya Novanto tidak sah karena dilakukan di awal penyidikan, bukan di akhir penyidikan. Hakim juga mempermasalahkan alat bukti yang digunakan KPK untuk menjerat Novanto. Sebab, alat bukti itu sudah digunakan dalam penyidikan terhadap Irman dan Sugiharto, dua pejabat Kementerian Dalam Negeri yang sudah divonis di pengadilan.

Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan, putusan praperadilan tidak berkaitan dengan dinamika politik di internal partai. Apapun hasil praperadilan atas penetapan tersangka Setya Novanto, Golkar akan tetap melakukan evaluasi terhadap kinerjanya selama memimpin partai. Hal ini menyusul hasil Tim Kajian Elektabilitas Partai Golkar yang menyatakan bahwa partai berlambang pohon beringin itu mengalami penurunan elektabilitas karena status tersangka Setya Nov anto dalam kasus korupsi E-KTP.

Meskipun Novanto memenangi praperadilan, Golkar tetap harus mencari terobosan memperbaiki citra dan elektabilitasnya menjelang Pemilihan Umum 2019.

Berita Terkait

Beragam Kasus Belum Bisa Jerat Setya Novanto, Masih "The Untouchable"?

ICW Kemukakan 6 Kejanggalan Putusan Hakim Praperadilan Setya Novanto

ICW: Tiga Lembaga agar Segera Periksa Putusan Praperadilan Novanto

Penjelasan KPK Terkait Penetapan Tersangka Novanto di Awal Penyidikan

Hakim Perintahkan Penyidikan Perkara Novanto Dihentikan, Apa Kata KPK?

Terkini Lainnya

NasDem Usung Rudi Erwan di Pilgub Maluku Utara

NasDem Usung Rudi Erwan di Pilgub Maluku Utara

Nasional 30/09/2017, 10:49 WIB Ketua KY: Hakim Cepi Sudah Empat Kali Dilaporkan

Ketua KY: Hakim Cepi Sudah Empat Kali Dilaporkan

Nasional 30/09/2017, 10:41 WIB Sekjen PBB Puji Peran Penting Indonesia di Myamar

Sekjen PBB Puji Peran Penting Indonesia di Myamar

Internasional 30/09/2017, 10:34 WIB Ekonomis dan Ekologis Bambu Trenggalek (2)

Ekonomis dan Ekologis Bambu Trenggalek (2)

Regional 30/09/2017, 10:17 WIB Pertarungan Tinju Amal Berubah Jadi Perkelahian Massal

Pertarungan Tinju Amal Berubah Jadi Perkelahian Massal

Olahraga 30/09/2017, 10:10 WIB Polisi: Mulai Hari ini Jonru Ditahan

Po lisi: Mulai Hari ini Jonru Ditahan

Nasional 30/09/2017, 10:04 WIB ICJR: Putusan Praperadilan Novanto Dampak Hukum Acara yang Abu-abu

ICJR: Putusan Praperadilan Novanto Dampak Hukum Acara yang Abu-abu

Nasional 30/09/2017, 09:58 WIB Menkes AS Mundur setelah Trump Berang dengan Skandal Pesawat Jet Carteran

Menkes AS Mundur setelah Trump Berang dengan Skandal Pesawat Jet Carteran

Internasional 30/09/2017, 09:54 WIB Setelah Lombok, Bali Jadi Tuan Rumah GFNY

Setelah Lombok, Bali Jadi Tuan Rumah GFNY

Olahrag a 30/09/2017, 09:41 WIB Nobar Film Pengkhianatan G30S/PKI, Penonton Bubar Sebelum Film Kelar

Nobar Film Pengkhianatan G30S/PKI, Penonton Bubar Sebelum Film Kelar

Regional 30/09/2017, 09:24 WIB Gara-gara Karung, Seorang Petani Nekat Tikam Tetangga

Gara-gara Karung, Seorang Petani Nekat Tikam Tetangga

Regional 30/09/2017, 09:05 WIB Dalam Sehari, Dua Titik Tanah Longsor Terjadi di Banjarnegara

Dalam Sehari, Dua Titik Tanah Longsor Terjadi di Banjarnegara

Regional 30/09/2017, 09:01 WIB Kronologi Novanto Tersangka hingga Status Tersangkanya Dibatalkan

Kronologi Novanto Tersangka hingga Status Tersangkanya Dibatalkan

Nasional 30/09/2017, 08:45 WIB Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Kosnya di Depok

Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Kosnya di Depok

Megapolitan 30/09/2017, 08:04 WIB Pagi ini, Puncak Gunung Agung Tertutup Mendung

Pagi ini, Puncak Gunung Agung Tertutup Mendung

Regional 30/09/2017, 07:56 WIB Load MoreSumber: Google News

COMMENTS

Nama

Berita,163,Budaya,10,Ekonomi,19,Hankam,5,Informasi,9,Kesehatan,3,Olahraga,159,Opini,61,Pendidikan,23,Politik,1943,Sosial,3,Teknologi,160,Tokoh,5,
ltr
item
Obor Rakyat: Informasi: Kronologi Novanto Tersangka hingga Status Tersangkanya Dibatalkan
Informasi: Kronologi Novanto Tersangka hingga Status Tersangkanya Dibatalkan
http://assets.kompas.com/crop/95x18:696x419/750x500/data/photo/2017/09/27/970264000.jpg
Obor Rakyat
http://www.oborrakyat.com/2017/09/informasi-kronologi-novanto-tersangka.html
http://www.oborrakyat.com/
http://www.oborrakyat.com/
http://www.oborrakyat.com/2017/09/informasi-kronologi-novanto-tersangka.html
true
8492057078391058769
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy