Informasi: KPK Kembali Periksa Keponakan Novanto Terkait Korupsi E-KTP

KPK Kembali Periksa Keponakan Novanto Terkait Korupsi E-KTP KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN Logo Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Baru KPK, ...

KPK Kembali Periksa Keponakan Novanto Terkait Korupsi E-KTP

Logo Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Baru KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (22/2/2016).KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN Logo Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Baru KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (22/2/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi kasus korupsi proyek e-KTP atas tersangka Ketua DPR RI Setya Novanto.

Mereka berasal dari pihak swasta, yakni mantan Direktur PT Murakabi Sejahtera, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo dan Endra Raharja Masagung.

Irvan adalah keponakan Novanto. Ia pernah tidak hadir ketika dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi.

"Dua orang itu diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SN (Setya Novanto)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada awak media, Kamis (28/9/2017).

(baca: KPK Tetapkan Dirut PT Quadra Solution sebagai Tersangka ke-6 Kasus E-KTP)

Irvan saat bersaksi dalam sidang kasus korupsi e-KTP di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (27/4/2017), mengaku pernah bergabung dengan konsorsium pelaksana proyek pengadaan e-KTP.

Keikutsertaan Irvan dalam proyek e-KTP diawali undangan yang ia terima untuk berkumpul di Ruko Fatmawati.

Ruko tersebut milik Vidi Gunawan, yang merupakan adik kandung pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong.

(baca: Pelaksana Proyek E-KTP Diduga Alihkan Uang 2 Juta Dollar AS ke Singapura)

Menurut Irvan, undangan untuk berkumpul di Ruko Fatmawati itu disampaikan salah satu pengusaha percetakan yang ia tidak ingat lagi namanya.

Di Ruko tersebut berkumpul sejumlah pengusa ha di bidang percetakan.

Irvan mengatakan, dalam pertemuan itu dibahas soal rencana pekerjaan berupa pengadaan KTP nasional. Ia pun berencana mengikuti pekerjaan tersebut.

Dalam prosesnya, menurut Irvan, ia dan beberapa perusahaan bersatu membentuk Konsorsium Murakabi dan mengikuti lelang proyek e-KTP yang diadakan Kementerian Dalam Negeri.

(baca: Andi Narogong Pinjamkan Rp 36 Miliar kepada Perusahaan Pelaksana E-KTP)

Dalam kasus e-KTP, pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong secara sengaja membentuk tiga konsorsium untuk mengikuti lelang proyek pengadaan e-KTP.

Beberapa saksi dalam persidangan sebelumnya menjelaskan bahwa mendekati pengumuman pembukaan lelang, Andi dan sejumlah pengusaha yang berkumpul di Ruko Fatmawati, mengumpulkan 10 perusahaan yang disiapkan menangani proyek e-KTP.

Saat itu, mereka yang disebut sebagai Tim Fatmawati mempercepat pembuatan akta notaris konsorsium.

Andi kemudian membuat tiga konso rsium yakni, Konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI), Konsorsium Astragraphia, dan Konsorsium Murakabi Sejahtera.

Menurut salah satu anggota Tim Fatmawati yang pernah bersaksi di pengadilan, Jimmy Iskandar Tedjasusila alias Bobby, siapa pun konsorsium yang menang dalam proses lelang, semua perusahaan yang terlibat dalam Tim Fatmawati akan mendapat pekerjaan dalam proyek e-KTP.

Menurut Bobby, Konsorsium PNRI memang disiapkan untuk menjadi pemenang lelang. Sementara, konsorsium Astragraphia dan Murakabi hanya sebagai konsorsium pendamping lelang.

Kompas TV KPK Hadirkan Saksi Ahli di Sidang Praperadilan Setya Novanto Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
  • Dugaan Korupsi Proyek E-KTP

Berita Terkait

Di Persidangan, Jaksa KPK Konfirmasi "E-mail" Penjelasan Peran Novanto dan Skandal E-KTP

KPK Sita Uang 70.000 Dollar AS Milik Penyedia Produk HP dalam Proyek E-KTP

Ada Diskon 60 Persen, Pelaksana E-KTP Beli Hardware Harga Normal

"Gara-gara Korupsi, E-KTP Aye Gak Jadi-Jadi"

Korupsi E-KTP, KPK Telusuri Aset Milik Setya Novanto

Terkini Lainnya

DPRD DKI Sahkan 3 Perda, Salah Satunya Soal Kenaikan Tunjangan Dewan

DPRD DKI Sahkan 3 Perda, Salah Satunya Soal Kenaikan Tunjangan Dewan

Megapolitan 28/09/2017, 13:44 WIB KPK Periksa Pejabat Kota Batu terkait Kasus Korupsi Wali Kota Eddy Rumpoko

KPK Periksa Pejabat Kota Batu terkait Kasus Korupsi Wali Kota Eddy Rumpoko

Regional 28/09/2017, 13:40 WIB Dua Tahun Pisah dari Kekasih, Perempuan Italia Nikahi Diri Sendiri

Dua Tahun Pisah dari Kekasih, Perempuan Italia Nikahi Diri Sendiri

Internasional 28/09/2017, 13:36 WIB Setelah Sempat Mangkir, Jonru Dijadwalkan Diperiksa Polisi Hari Ini

Setelah Sempat Mangkir, Jonru Dijadwalkan Diperiksa Polisi Hari Ini

Megapolitan 28/09/2017, 13:34 WIB Ini Pesan Jokowi untuk Startup di Indonesia

Ini Pesan Jokowi untuk Startup di Indonesia

Nasional 28/09/2017, 13:33 WIB Sultan HB X Persilakan Warganya Ikut Aksi 299

Sultan HB X Persilakan Warganya Ikut Aksi 299

Regional 28/09/2017, 13:30 WIB Dua Panda yang Didatangkan dari China adalah Sepasang K   ekasih

Dua Panda yang Didatangkan dari China adalah Sepasang Kekasih

Megapolitan 28/09/2017, 13:17 WIB Dedi Mulyadi Mengaku Sudah Lapor ke Sekjen DPP Golkar soal Mahar Rp 10 Miliar

Dedi Mulyadi Mengaku Sudah Lapor ke Sekjen DPP Golkar soal Mahar Rp 10 Miliar

Regional 28/09/2017, 13:11 WIB Mobil Warga di Pasar Minggu Diambil Perampok Bersenjata Api

Mobil Warga di Pasar Minggu Diambil Perampok Bersenjata Api

Megapolitan 28/09/2017, 13:01 WIB Dua Panda Raksasa dari China Dipinjamkan ke Indonesia untuk Pengembangbiakan

Dua Panda Raksasa dari China Dipinjamkan ke Indonesia untuk Pengembangbiakan

Megapolitan 28/09/2017, 13:00 WIB Ibu-ibu Berpakaian Cerah Naik Turun Bukit demi Lihat Ganjar

Ibu-ibu Berpakaian Cerah Naik Turun Bukit demi Lihat Ganjar

BrandzView 28/09/2017, 12:57 WIB Jelang HUT ke-72, TNI Gelar Bakti Sosial di Cilegon

Jelang HUT ke-72, TNI Gelar Bakti Sosial di Cilegon

Nasional 28/09/2017, 12:55 WIB Habibie Ingin Pemerintah Mulai Fokus Kembangkan SDM

Habibie Ingin Pemerintah Mulai Fokus Kembangkan SDM Nasional 28/09/2017, 12:52 WIB Pekan Depan, Polisi Periksa 2 Petinggi Allianz karena Persulit Klaim Asuransi

Pekan Depan, Polisi Periksa 2 Petinggi Allianz karena Persulit Klaim Asuransi

Megapolitan 28/09/2017, 12:44 WIB Gunung Agung Awas, 100 Bus DAMRI Disiagakan di Bandara Ngurah Rai

Gunung Agung Awas, 100 Bus DAMRI Disiagakan di Bandara Ngurah Rai

Regional 28/09/2017, 12:36 WIB Load MoreSumber: Google News

COMMENTS

Nama

Berita,163,Budaya,10,Ekonomi,19,Hankam,5,Informasi,9,Kesehatan,3,Olahraga,159,Opini,61,Pendidikan,23,Politik,1943,Sosial,3,Teknologi,160,Tokoh,5,
ltr
item
Obor Rakyat: Informasi: KPK Kembali Periksa Keponakan Novanto Terkait Korupsi E-KTP
Informasi: KPK Kembali Periksa Keponakan Novanto Terkait Korupsi E-KTP
http://assets.kompas.com/crop/192x41:660x353/750x500/data/photo/2016/02/22/152728520160222-151511780x390.jpg
Obor Rakyat
http://www.oborrakyat.com/2017/09/informasi-kpk-kembali-periksa-keponakan.html
http://www.oborrakyat.com/
http://www.oborrakyat.com/
http://www.oborrakyat.com/2017/09/informasi-kpk-kembali-periksa-keponakan.html
true
8492057078391058769
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy