Turki Tuding Perusahaan Jerman Dukung Gerakan Teror

Turki Tuding Perusahaan Jerman Dukung Gerakan Teror Turki Tuding Perusahaan Jerman Dukung Gerakan Teror Pemerintah Turki kirim daftar pul...

Turki Tuding Perusahaan Jerman Dukung Gerakan Teror

Turki Tuding Perusahaan Jerman Dukung Gerakan Teror

Pemerintah Turki kirim daftar puluhan perusahaan Jerman yang dituding dukung kudeta gagal setahun silam ke polisi federal Jerman. Diantaranya raksasa industri Daimler dan BASF.

Türkei Ankara Rede Jahrestag Putschversuch (Reuters/Turkish Presidency)

Pemerintah di Ankara menuding 68 perusahaan Jerman dan individu mendukung aksi teror di Turki. Sumber di kepolisian federal yang menerima daftar itu, menyebutkan daftarnya seperti "lelucon", demikian laporan harian di Zeit.

Pemerintah Turki menuduh Fethullah Gulen dan pendukungnya sebagai pelaku kudeta yang gagal setahun lalu. Akibat aksi kekerasan itu, sedikitnya 250 warga sipil tewas. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan m engumkan Gerakan Gulen sebagai organisasi terlarang dan mencapnya sebagai faksi teroris yang merongrong negara.

  • Türkei Militärputsch 1960 Zeitungen

    Sejarah Kudeta Militer di Turki

    1960: Kudeta Demokrasi

    Kepala pemerintahan pertama di Turki yang dipilih langsung oleh rakyat tidak berusia lama. Kekuasaan Adnan Menderes dan Partai Demokrat diwarnai pelanggaran HAM dan upaya untuk mengembalikan Syariat Islam ke pemerintahan Turki. Militer kemudian melancarkan upaya kudeta pertama. Setahun berselang Menderes dihukum mati oleh junta militer.

  • Türkei Militärputsch 1971 neuer Premier Mihat Erim und Generäle

    Sejarah Kudeta Militer di Turki

    1971: Berakhir Lewat Memorandum

    Selang 11 tahun setelah kudeta terakhir, militer melayangkan memorandum yang menyebut pemerintah telah "menyeret negara dalam anarki dan kerusuhan sosial." Surat yang ditandatangani semua perwira tertinggi militer itu mengultimatum pemerintahan untuk segera membubarkan diri dan membentuk pemerintahan kesatuan.

  • Kenan Evren Türkei General Archiv 1960

    Sejarah Kudeta Militer di Turki

    1980: Kudeta Mengakhiri Perang Proksi

    Muak dengan pertikaian antara kaum kanan dan komunis kiri, panglima militer Jendral Kenan Evren melancarkan kudeta buat menyingkirkan pemerintahan sipil. Turki pada dekade 80an ikut terseret dalam arus perang dingin yang ditandai dengan konflik berdarah di level akar rumput. Hingga akhir 70an negeri dua benua itu mengalami 10 pembunuhan per hari terhadap aktivis komunis atau sayap kanan

  • < img src="http://www.dw.com/image/15856569_303.jpg" title="Ankara Militärputsch in der Türkei 1980 " alt="Ankara Militärputsch in der Türkei 1980 " />

    Sejarah Kudeta Militer di Turki

    Darah Berbayar Duit

    Kudeta 1980 membuahkan pertumbuhan ekonomi buat Turki yang nyaris bangkrut. Namun kekuasaan Jendral Evren hingga 1989 banyak diwarnai oleh penculikan dan penyiksaan terhadap oposisi dan kelompok anti pemerintah. Tahun 2014 Evren akhirnya divonis penjara seumur hidup oleh sebuah pengadilan di Ankara. Namun lantaran faktor usia, vonis tersebut cuma bersifat simbolis.

  • General Ismail Hakki Karadayi Hauptangeklagte Archiv 03.01.2013

    Sejarah Kudeta Militer di Turki

    1997: Intervensi Senyap

    Kembali militer bereaksi ketika pemerintahan Necmettin Erbakan dinilai menanggalkan prinsip sekulerisme Ataturk. Saat itu dewan jendral, termasuk Panglima Militer Jendral Ismail Hakki Karadayi, mengultimatum pemerintah untuk melaksanakan enam butir tuntutan yang membatasi gerak kelompok Islam. Kudeta itu berhasil menjatuhkan Erbakan. Tapi para jendral yang terlibat kemudian diadili tahun 2012

  • Türkei Bosphorus Brücke Panzer Kleidung und Helme von Soldaten

    Sejarah Kudeta Militer di Turki

    2016: Kudeta Setengah Hati

    Pada Jumat malam, 15 Juli 2016, militer tiba-tiba mendeklarasikan kudeta dan mengklaim telah merebut pemerintahan dari tangan Presiden Recep Tayyip Erdogan. Saat itu Erdogan sedang berlibur di luar negeri. Militer lalu bergerak merebut tempat-tempat strategis, termasuk kantor stasiun televisi CNN Turki di Istanbul

  • Türkei Nach dem Militärcoup Erdogan-Anhänger protestieren in Ankara

    Sejarah Kudeta Militer di Turki

    Balas Dendam Erdogan

    Lewat pesan ponsel Erdogan memerintahkan pendukungnya untuk turun ke jalan. Aparat kepolisian dan pasukan pemerintah dikerahkan buat menghalau kelompok makar. Hasilnya ratusan orang tewas dan ribuan lain luka-luka. Kudeta di Turki dinilai berlangsung tanpa perencanaan matang. Erdogan lalu memanfaatkannya buat memberangus musuh politik yang sebagian besar simpatisan kelompok Gulen

    Penulis: rzn/yf (dari berbagai sumber)


Dalam daftar yang dikirimkan ke polisi federal Jerman baru-baru ini, Ankara memasukkan nama produsen otomotif Daimler dan industri kimia BASF sebagai pendukung gerakan teror. Selain itu dalam daftar tercantum nama restoran cepat saji Turki dan toko makanan yang buka hingga tengah malam.

Erdogan mengatakan kepada Die Zeit awal bulan ini, pemerintahannya mengirim 4.500 dokumen tentang simpatisan gerakan Gulen di Jerman. Ia menuntut ekstradisi orang-orang ini ke Turki. Pejabat pemerintah Jerman menyebut tuntutan dan daftar nama yang dikirim Turki, sebagai absurd dan menggelikan.

Berlin terapkan Travel Warning

Terkait ketegangan terbaru dengan Turki, setelah penangkapan sejumlah warga Jerman di Turki, pemerintah Jerman kini menerapkan travel warning lebih ketat lagi. Disebutkan, para pelancong atau biro perjalanan Jerman harus lebih hati-hati dan waspada, karena belakangan ini terjadi aksi penangkapan warga Jerman dengan alasan dan batasan waktu penahanan yang tidak jelas.

  • default

    6 Fakta Unik Tentang Turki

    Hagia Sophia: Gereja jadi Mesjid

    Mesjid paling terkenal di Istanbul Hagia Sophia asalnya adalah katedral dari zaman Byzantium di abad ke 6. Selama 900 tahun men jadi gereja terpenting dalam agama Kristen. Pada abad ke 15 Mehmet II merebut kota Konstantinopel yang kemudian menjadi Istanbul,. Ia mengubah gereja jadi mesjid dengan menambah 4 minaret dan air mancur. Sekarang Hagia Sophia menjadi museum.

  • default

    6 Fakta Unik Tentang Turki

    Bazar Istanbul yang Luar Biasa

    Grand Bazar atau pasar besar di Istanbul mencatat rekor tersendiri. Di dalam Bazar tertutup ini terdapat 64 lorong, 4000 toko dan lebih dari 25.000 pekerja. Bazar di Istanbul merupakan daya tarik utama bagi wisatawan. Setiap tahun lebih dari 90 juta wisatawan singgah dan berbelanja di Bazar Istanbul.

  • default

    6 Fakta Unik Tentang Turki

    Ankara Ibukota Turki

    Banyak yang salah menduga bahwa Istanbul adalah ibukota Turki. Ankara yang ada di bagian Asia adalah ibukota Turki. Penetapan Ankara sebagai ibukota Republik Turki dilakukan tahun 1923 setelah perang kemerdekaan. Kota berpenduduk 5 juta orang ini memiliki sejarah panjang yang bisa dilacak hingga abad 10 sebelum Masehi.

  • default

    6 Fakta Unik Tentang Turki

    Santa Claus Lahir di Turki

    Figur terkenal Santa Claus atau Sinterklaas berasal dari Saint Nicholas yang dilahirkan di Patara tahun 270. Saat itu Patara masuk ke dalam Kekaisaran Romawi dan di zaman modern adalah wilayah kedaulatan Turki. Legenda menyebutkan Santa Claus adalah orang suci yang membantu rakyat miskin dan kelaparan di kawasan Myra hingga namanya dikenal sebagai Saint Nicholas dari Myra.

  • default

    6 Fakta Unik Tentang Turki

    Bunga Tulip Asalnya Untuk Obat

    Bunga Tulip yang kini terkenal jadi ciri khas Belanda, sebetulnya berasal dari Turki. Kata T ulip berasal dari Turban alias sorban dalam bahasa Turki. Warga Turki di kawasan Asia Tengah sudah membudayakan Tulip sejak abad 10 untuk bahan obat-obatan. Carolus Clausius direktur taman Botani Leiden yang mula mula pada 1590 membudidayakan bunga Tulip di Belanda untuk penelitian bahan obat-obatan.

  • default

    6 Fakta Unik Tentang Turki

    Alfabet Turki Tanpa X,Q dan W

    Alfabet Turki terdiri dari 29 huruf atau lebih banyak 3 huruf dari alfabet latin. Tapi dalam alfabet Turki tidak ada huruf X,Q dan W. Dan tahukah Anda kata terpanjang dalam bahasa Turki "MuvaffakiyetsizleÅŸtiriveremeyebileceklerimizdenmiÅŸsinizcesine" yang artinya: mereka yang menganggap dirinya tidak bisa berubah secara tiba-tiba menjadi orang yang gagal.

    Penulis: as/vlz


Menteri luar negeri Jerman, Sigmar Gabriel mengatakan, penahanan aktivis hak asasi manusia asal Jerman, Pete r Steudtner menunjukkan, warga Jerman kini tidak terhindar dari penahanan sewenang-wenang. "Pemerimtah Jerman punya kewajiban melindungi warganya, dan tidak bisa bertindak lebih jauh, selain meningkatkan status travel warning", jelas Gabriel.

Kementrian luar negeri di Berlin telah memanggil duta besar Turki untuk menyampaikan nota protes. Sebelumnya kejaksaan Turki menuding warga Jerman yang ditangkap sewenang-wenang itu sebagai mendukung kelompok teroris bersenjata.

Menanggapi tudingan ini, jurubicara pemerintah Jerman, Steffen Seibert mengatakan, dengan jelas terlihat upaya Ankara untuk mendiskreditkan dan mengkriminalisasi parav pihak yang punya pemikiran berbeda.

  • Demonstranten mit türkischen Flaggen in rotes Licht getaucht.

    Turki: Antara Kudeta Gagal dan Aksi Dukung Erdogan

    Kudeta Gagal dan Demonstrasi Kekuasaan

    Kudeta gagal di Turki tahun 2016 sebabkan 250 orang tewas. Acara peringatan setahun sukses tumpas kudeta di Ankara dan Istanbul jadi demonstrasi bagi haluan masa depan negara Turki. Para pendukung presiden Erdogan berkumpul mendengarkan pidato di depan gedung Parlemen.

  • Demonstranten mit türkischen Nationalsymbolen. Manche heben die Hand zum Wolfsgruß der rechtsextremen Partei der Nationalistischen Bewegung, genannt Graue Wölfe.

    Turki: Antara Kudeta Gagal dan Aksi Dukung Erdogan

    Berbeda Pandangan

    Banyak warga yang terlibat langsung melawan kudeta, untuk mendukung pemerintah yang terpilih secara demokratis, juga hadir dalam rapat akbar itu. Tapi tidak semuanya mendukung demokrasi. Seperti grup "serigala abu-abu" nama julukan partai gerakan nasionlistis ini, demonstrasikan salam partai ekstrim kanan Turki.

  • Der Erdogan-Anhänger Kalayci hält seinen Rücken im beschrifteten T-Shirt zur Kamera.

    Turki: Antara Kudeta Gagal dan Aksi Dukung Erdogan

    Rela Mati demi Erdogan

    Sureyya Kalayci (ki) dan putranya Sohn Ahmet (ka), menjadi aktivis yang memblokir jalanan di Ankara untuk menghentikan upaya kudeta militer setahun lalu. Saat peringatan setahun suskes tumpas kudeta, Kalayci memakai baju yang ia tulisi sendiri nyatakan kesetiaan pada Erdogan. "Cukup telefon saya, dan perintakan saya untuk mati, sayapun siap mati"

  • Ein viele Quadratmeter großes Plakat an einer Hauswand.

    Turki: Antara Kudeta Gagal dan Aksi Dukung Erdogan

    Pengawas Demokrasi

    Plakat di sebuah gedung di Ankara ini bertuliskan: Kami terus memonitor demokrasi". Inilah dukungan bagi "demokrasi" pasca percobaan kudeta setahun silam. Sebagian penduklung Erdogan meyakini, bahwa pendukung imam Fetullah Gülen masih ada di dalam institusi pemerintahan, dan terus menyiapkan kudeta berikutnya.

  • Familien feiern den Gedenktag

    Turki: Antara Kudeta Gagal dan Aksi Dukung Erdogan

    Percaya Kekuatan Nasional

    Seorang demonstran mengatakan tertembak kakinya saat usaha kudeta yang gagal, dan menggeletak setahun di rumah sakit. Kini dia hadir dalam rapat akbar di Ankara, dan menyatakan siap membela negara. Ia menyebutkan, pengkhianat berusaha mempengaruhi militer lakukan k udeta. Tapi efeknya negara kini semakin kuat.

  • Demonstranten unterstützen Erdogan

    Turki: Antara Kudeta Gagal dan Aksi Dukung Erdogan

    Dukung Aksi Pembersihan

    Demonstran yang membawa anak ini memakai ikat kepala bertuliskan "syuhada tak pernah mati. Tanah air tidak bisa dibagi". Banyak demonstran mendukung aksi pembersihan terhadap kelomopk anti Erdogan. Sejauh ini lebih 150.000 pegawai negeri dipecat dan lebih 50.000 orang ditahan di penjara. Demonstran ini menyebutkan, warga yang tidak bersalah tidak perlu takut.

  • Demonstranten mit türkischen Flaggen

    Turki: Antara Kudeta Gagal dan Aksi Dukung Erdogan

    Demo Tandingan Pengritik Status Quo

    Para pengritik situasi darurat dan represi terh adap tersangka lawan politik pemerintah gelar demo tandingan. Peserta aksi menentang kewenangan besar bagi tentara untuk melakukan tindakan apapun. Jika ada referendum, para penentang status quo akan memilih menolak dituasi darurat.

  • Die Menschenrechtsaktivistin Seyma Urper

    Turki: Antara Kudeta Gagal dan Aksi Dukung Erdogan

    Banyak Hak Sipil Dilenyapkan

    Aktivis hak asasi manusia Seyma Urper menegaskan, banyak yang tidak ingin mendukung rapat akgar pendukung Erdogan. Pasca usaha kudeta, banyak pegawai negeri dipecat, dan walikota di Sirnak diganti oleh politisi pro AKP. Rakyat kehilangan banyak hak sipil. Banyak yang makin sulit menjalankan profesinya.

  • Ein Demons   trant hält einen beschrifteten Schal in die Höhe: Wir sind die Enkel der Osmanen.

    Turki: Antara Kudeta Gagal dan Aksi Dukung Erdogan

    Rindukan Kejayaan Usmaniyah

    Dampak dari represi, menyebabkan Erdogan dipandang banyak pendukungnya sebagai penguasa tunggal di Turki. Ia dianggap sebagai tokoh yang bisa mengembalikan kejayaan Turki seperti di masa kekaisaran Usmaniyah yang runtuh 100 tahun lalu. Hal ini terlihat dari banner yang dibawa dengan tulisan :"Kami cucu Usmaniyah. Recep Tayyip Erdogan."

  • Ein Teilnehmer der Veranstaltung trägt eine Flagge mit einem Erdogan-Porträt. “Bleib stark, das Volk ist mit dir”.

    Turki: Antara Kudeta Gagal dan Aksi Dukung Erdogan

    Semua Mengharap Erdogan Terpilih Kembali?

    Demostran pe ndukung Erdogan mengusung bendera bertuliskan. "Tetap kuat, rakyat mendukungmu". Tapi banyak yang diam-diam mengharapkan hal sebaliknya. Seorang sopir taksi mengatakan, jika Erdogan terpilih kembali 2019, Turki akan jadi ngara Syariah. Bagi pria ini bukan masalah, tapi bagi perempuan akan jadi masalah berat. Penulis:Diego Cupolo (as/ap)


as/hp (afp,rtr,dpa)

Laporan Pilihan

Jerman Kecam Penangkapan Aktivis HAM di Turki

Kanselir Jerman Angela Merkel menyatakan, penahanan warga Jerman Peter Steudtner dan sekelompok aktivis HAM di Turki "tidak dapat dibenarkan." Yang ditahan termasuk koordniator Amnesty International Turki. (19.07.2017)

Jerman Akan Pindahkan Pasukannya dari Turki ke Yordania

Karena Turki terus menolak ijin bagi politisi Jerman mengunjungi pasukan Jerman yang ditempatkan di pangkalan udara Incirlik, Jerman putuskan un tuk memindakan pasukan ke Yordania. (06.06.2017)

Jerman Kabulkan Permintaan Suaka Anggota Militer Turki

Pemerintah Jerman kabulkan permintaan suaka politik sejumlah anggota militer Turki dan keluarganya, yang ditugaskan di fasilitas militer NATO di Jerman. Mereka dituduh terkait kudeta gagal di Turki Juli tahun lalu. (09.05.2017)

Turki: Antara Kudeta Gagal dan Aksi Dukung Erdogan

Setahun setelah percobaan kudeta yang gagal di Turki, Presiden Erdogan dan pendukungnya gelar rapat akbar di Ankara demonstrasikan persatuan. Tapi tidak semua warga Turki mendukung acara tersebut. (17.07.2017)

Di Penghujung Kekhalifahan Terakhir Islam

Bersama runtuhnya Kesultanan Utsmaniyah, dunia Islam kehilangan kekhalifahan terakhir di Bumi. Intrik, ambisi dan pengkhianatan mewarnai hari-hari terakhir kerajaan Islam terkuat dalam sejarah itu. (09.08.2016)

Sejarah Kudeta Militer di Turki

Sebanyak enam kudeta dilancarkan militer terhadap pemerintah sipil sepanjang sejarah Turki. Hampir semua bermotifkan politik. Militer menganggap diri sebagai pengawal sekularisme Atatürk dan tidak jengah mengintervensi. (18.07.2016)

6 Fakta Unik Tentang Turki

Turki memiliki banyak sisi menarik. Berada di Asia dan Eropa sekaligus. Di abad pertengahan berjaya dengan kekaisaran Usmaniyah yang menduduki sebagian Eropa. Inilah beberapa fakta yang mungkin belum Anda ketahui. (08.06.2015)

  • Tanggal 20.07.2017
  • Tema Turki
  • Kata Kunci Turki, Jerman, teror, Daimler, BASF
  • Bagi artikel Kirim Facebook Twitter google+ lainnya Whatsapp Tumblr Digg Technora ti stumble reddit Newsvine
  • Feedback: Kirim Feedback
  • Cetak Cetak halaman ini
  • Permalink http://p.dw.com/p/2gr6h
Sumber: DW

COMMENTS

Nama

Berita,154,Budaya,10,Ekonomi,19,Hankam,5,Kesehatan,3,Olahraga,159,Opini,61,Pendidikan,23,Politik,1943,Sosial,3,Teknologi,160,Tokoh,5,
ltr
item
Obor Rakyat: Turki Tuding Perusahaan Jerman Dukung Gerakan Teror
Turki Tuding Perusahaan Jerman Dukung Gerakan Teror
http://www.dw.com/image/39710945_303.jpg
Obor Rakyat
http://www.oborrakyat.com/2017/07/turki-tuding-perusahaan-jerman-dukung.html
http://www.oborrakyat.com/
http://www.oborrakyat.com/
http://www.oborrakyat.com/2017/07/turki-tuding-perusahaan-jerman-dukung.html
true
8492057078391058769
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy