www.AlvinAdam.com


Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

ICW: Sebaiknya Setya Novanto Mundur dari Ketum Golkar - VIVA.co.id

Posted by On Juli 18, 2017

ICW: Sebaiknya Setya Novanto Mundur dari Ketum Golkar - VIVA.co.id

VIVA.co.id â€" Indonesia Corruption Watch menilai Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto yang berstatus tersangka dalam kasus dugaan korupsi KTP elektronik untuk mundur dari posisi ketua umum Partai Golkar.

Peneliti ICW Donal Fariz mengatakan, jika Golkar tetap mempertahankan Setya Novanto menjadi ketua umum Golkar maka akan berpengaruh besar terhadap citra partai yang berlambang pohon Beringin itu. Sebab, jika tidak mundur sama saja Golkar mengganggap pemberantasan korupsi bukan menjadi skala prioritas partai.

"Partai Golkar dalam posisinya lebih kepada citra partai. Karena kalau partai tetap mempertahankan tentu menganggap pemberantasan korupsi tidak menjadi prioritas. Dan kasus yang menjerat yang betsangkutan menjadi tidak skala prioritas yang harus dibenahi," kata Donal Fariz di sekretariat ICW, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa 18 Juli 2017.

Donal menyinggung terkait partai Golkar yang sudah berkali-kali menyebut berada pada jalur pemberantasan korupsi. Apabila Setnov tetap dipertahankan memimpin Golkar maka sama saja mempertaruhkan moralitas dan komitmen partai Golkar dalam pemberantasan korupsi.

"Tapi kalau mempertahankan ketua umumnya yang berstatus tersangka korupsi tentunya ini akan dianggap menjadi kamuflase atau tipuan pada publik bahwa Golkar berada pada jalur yang mendukung kerja-kerja pemberantasan korupsi. Disitu menurut saya urgentnya," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Pusat Studi Konstitusional (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas Padang, Feri Amsari. Menurut dia, akan ada dua momentum besar yang akan dihadapi oleh Partai Golkar. Pertama Pilkada serentak 2018 dan Pemilu pada 2019.

Jika Setnov dipertahankan maka akan ada kubu-kubu tertentu yang akan berseberangan dengan Setya Novanto di internal Golkar untuk me mpermasalahkan status ketua umum yang sudah menjadi tersangka itu. Dampak terparah, kata dia, yakni bisa terjadi konflik di internal partai.

Selain itu, kata dia, Golkar juga bisa berkaca dari polemik 'papa minta saham', secara jantan dan sukarela Setnov mundur dari posisi ketua DPR.

"Nah daripada terjadi ribut di internal Golkar mestinya ada kelompok-kelompok yang lebih reflektif melihat situasi ini dan kemudian secara baik-baik meminta Novanto untuk mundur," ujarnya.

TERKAIT Golkar Jateng Tak Panik Soal Setya Novanto Jadi Tersangka

Golk ar Jateng Tak Panik Soal Setya Novanto Jadi Tersangka

Pimpinan DPR Rapat Bahas Status Tersangka Setya Novanto

Pimpinan DPR Rapat Bahas Status Tersangka Setya Novanto

Setya Novanto Jadi Tersangka Kasus E-KTP

Setya Novanto Jadi Tersangka Kasus E-KTP

Pemeriksaan Novanto Strategi KPK Bongkar Korupsi e-KTP

Pemeriksaan Novanto Strategi KPK Bongkar Korupsi e-KTP

KPK Dalami Peran Setya Novanto di Proyek e-KTP

KPK Dalami Peran Setya Novanto di Proyek e-KTP

Setnov Yakin Nurdin Halid Menangkan Pilkada Sulsel

Setnov Yakin Nurdin Halid Menangkan Pilkada Sulsel

FOTO TERPOPULER PKPI Dukung Jokowi di Pilpres 2019

PKPI Dukung Jokowi di Pilpres 2019

Partai Idaman Temui Wakil Ketua DPR Partai Idaman Temui Wakil Ketua DPR Pembukaan Rapimnas II Partai Golkar

Pembukaan Rapimnas II Partai Golkar

BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA Load More...Sumber: Google News

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »